Redaksi
Senin, 30 Maret 2026 | 21:18 WIB
BANDUNG | WALIMEDIA.ID - Sebagian orang meyakini, upaya menjaga kebersihan menjadi langkah yang baik untuk melestarikan lingkungan di sekitarnya.
Namun begitu, terdapat segelintir oknum yang belum mengindahkan upaya tersebut hingga akhirnya justru mencemari lingkungan.
Kebiasaan buruk itu kini tampak dari beredarnya video viral yang menunjukkan adanya tumpukan sampah hingga bikin warga resah.
Pasalnya, tumpukan sampah itu diduga menutupi akses jalan kampung Bojongwaru, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.
Dalam unggahan Instagram @bewara_pengalengan, pada Senin, 30 Maret 2026, warga setempat mengeluhkan adanya tumpukan tersebut yang berada persis di tengah jalan.
"Warga kampung Bojongwaru, Desa Margamulya, geram dengan para pelaku yang tidak bertanggung jawab hingga sebabkan pencemaran lingkungan," demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Tumpukan sampah yang berserakan di jalan desa Margamulya, Pangalengan itu diduga akibat ulah oknum yang berasal dari kampung lain.
Sebagian publik pun menyoroti penuturan pengunggah video di lokasi atas insiden yang dinilai mencemari lingkungan di Pangalengan tersebut. Begini katanya.
Berdasarkan laporan di lapangan, kejadian bermula saat sejumlah warga mendapati tumpukan sampah yang berserakan di tengah jalan desa Margamulya, Pangalengan.
"Buang sampah kok di tengah jalan, bagaimana ini," ungkap pengunggah video di lokasi.
Pria lain juga tampak mengutarakan keluh kesahnya usai melihat tumpukan sampah yang berserakan di lokasi kejadian
"Tolong lihat ini di wilayah Bojongwaru, sampah berserakan persis di pinggir jalan," ujarnya.
Sampah Tutup Akses Jalan
Dalam video yang sama, warga yang berada di lokasi lantas menyebut, sebenarnya sudah ada tempat pembuangan sampah di wilayah desanya.
Kendati demikian, oknum tersebut justru banyak menyimpan limbah sampah hingga menutupi akses jalan warga.
"Padahal tempat pembuangannya sudah ada di sebelah sana," terang pria tersebut.
"(Hal itu) malah bikin tidak nyaman warga desa kalau seperti ini terus," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari otoritas setempat terkait penyebab pasti insiden yang dikeluhkan warga di Pangalengan, Bandung tersebut.*